Menggunakan Gitlab CI untuk Build Android APK

- Tuesday, September 19, 2017
Layanan penyimpanan dan berbagi kode sumber aplikasi, yang bernama Gitlab memiliki salah satu fitur yang sangat bermanfaat untuk proses pengembangan aplikasi. Fitur tersebut adalah Gitlab Continuous Integration (CI).
Dengan adanya Gitlab CI ini, proses pembuatan file APK Android dapat otomatis langsung dibuat, ketika developer aplikasinya melakukan commit dan push code ke repository project-nya di Gitlab.

Yang dibutuhkan untuk mengaktifkan Gitlab CI ini hanya sebuah file YAML yang berekstensi .yml . Kita cukup membuat sebuah file yag bernama .gitlab-ci.yml di dalam folder root dari project aplikasi Androidnya. Dokumentasi mengenai tentang setelan file .yml untuk Gitlab CI ini dapat dilihat di sini
https://gitlab.com/help/ci/quick_start/README.
Berikut adalah setelan Gitlab CI .yml nya untuk melakukan build APK project Android untuk mode debug dan release unsigned. Pada proses Gitlab CI yang dipakai untuk latihan ini, terdapat dua buah proses tahapan, yaitu tahapan “stages”. Yang diberi nama “test” dan “build”. Pada proses “test” , kita akan membuat data APK dengan mode debug. Sedangkan pada proses “build”, kita akan membuat data APK dengan mode release, tetap tanpa melakukan proses APK Signing, sehingga nanti data APK yang dihasilkan masih bersifat Unsigned APK.

Tidak lupa setelah melakukan proses build, kita menyimpan file hasil build tersebut ke dalam Gitlab Build Artifact. Dimana folder hasil yang telah kita build berasal dari folder app/build/outputs/ . Dengan menyimpan file hasil build ini, kita dapat mengunduh hasil build Gitlab CI tersebut dan mendapatkan file APK dari setiap build.

Letakkan file .gitlab-ci.yml di root project aplikasi Android
Salin cuplikan kode CI di atas dan beri nama file tersebut dengan nama .gitlab-ci.yml . Kemudian taruh file .yml tersebut ke root project aplikasi Android kita melalui Android Studio, seperti tampilan gambar di bawah ini.
Setelah menambahkan file .yml Gitlab CI tersebut, berikutnya adalah menyetel agar Gitlab CI yang ada di repository Gitlab project tersebut aktif. Yaitu dengan mengaktifkan Shared Runners untuk menjalankan Pipelines dari Gitlab CI di dalam repository project-nya. Silahkan buka setelannya dengan membuka repository project, kemudian ke bagian menu Settings > CI/CD > Runner Settings . Kemudian aktifkan dengan memilih Enable Shared Runners, sehingga menjadi aktif.
Setelan Shared Runner untuk menjalankan Gitlab CI
Pastikan setelan Shared Runners telah aktif, seperti indikator pada gambar di atas
Setelah menyetel dan mengaktifkan Shared Runners untuk Gitlab CI, buka kembali folder project aplikasi Android kita yang telah ditambahkan file .yml untuk Gitlab CI sebelumnya. Masukkan file .gitlab-ci.yml ke dalam Version Control System (melalui operasi git add ) agar terindeks dengan Git nya. Lakukan operasi git commit dan git push, ke repository project aplikasi Android tersebut yang telah diaktifkan Shared Runners untuk Gitlab CI.

Buka halaman repository project aplikasi Android tersebut yang ada di Gitlab. Kemudian masuk ke menu CI / CD dan buka halaman Pipelines. Pada halaman ini kita akan melihat proses CI yang sedang berjalan, yang disebut Job.

Proses CI yang sedang berjalan dari hasil commit terakhir yang masuk
Jika kita melihat ke sub menu Jobs, maka akan terlihat proses CI yang sedang berjalan untuk masing-masing tahapan yang disetel di file .gitlab-ci.yml (dalam hal ini test dan build)
Proses CI Jobs yang sedang berjalan
Jika kita melakukan klik tombol yang bertuliskan “running” , maka kita akan berpindah ke halaman proses Jobs yang sedang berjalan. Tampilannya seperti tampilan Terminal latar belakang hitam di bawah ini.
Proses Jobs yang sedang berlangsung di balik layar dapat kita lihat juga
Indikator yang menandakan bahwa proses build Gitlab CI telah selesai dan sukses untuk masing-masing Jobs adalah tanda yang bertuliskan “Passed” berwarna hijau. Jika proses build Gitlab CI gagal, maka akan bertuliskan “Failed” berwarna merah.
Proses build Gitlab CI yang telah berhasil
Jika kita klik tulisan “Passed” pada salah satu Jobs, maka kita akan dialihkan pada halaman detail Jobs yang telah berhasil. Dan kita akan mendapati sebuah menu baru yaitu untuk mengunduh Build Artifact atau melakukan “browse” untuk melihat isi dari Build Artifact yang disimpan.
Jobs yang telah berhasil menjalankan build APK

Pilihan untuk mengunduh atau melihat isi Build Artifact yang sukses
Berikut adalah tampilan jika kita menjelajah isi Build Artifact, dan melihat-lihat isi folder hasil build-nya.
Isi build artifact yang berisi data APK
Kita juga dapat langsung mengunduh data hasil build tersebut untuk dilakukan pengujian langsung di perangkat. Ataupun dapat mengunduh untuk proses APK Signing secara manual.

Kita juga dapat mengunduh langsung hasil buildnya dari daftar Jobs yang telah sukses. Yaitu dengan klik tombol Unduh atau Download di bagian kanan baris.
Unduh langsung Build Artifact dengan klik tombol Download di bagian kanan baris.
Demikian penjelasan tentang proses menggunakan Gitlab CI untuk build project Android. Di artikel berikutnya, akan dijelaskan juga untuk penggunaan proses build framework JavaScript berbasis Node.js.

Referensi Gitlab CI :
https://about.gitlab.com/features/gitlab-ci-cd/ 
Sampel Project dengan Gitlab CI
https://gitlab.com/gulajava.mini/LatihanAndroidGitlabCI
Artikel ini ditulis oleh Rian Yulianto W diterbitkan di Medium


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search